kanker payudara = penyakit paling mematikan bagi wanita.
Ketika sejumlah sel di dalam payudara tumbuh dan berkembang dengan
tidak terkendali, inilah yang disebut kanker payudara. Sel-sel tersebut
dapat menyerang jaringan sekitar dan menyebar ke seluruh tubuh.
Kumpulan besar dari jaringan yang tidak terkontrol ini disebut tumor
atau benjolan.
Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker karena sifatnya yang
tidak menyebar atau mengancam nyawa (tumor jinak).
Tumor yang dapat menyebar ke seluruh tubuh atau menyerang jaringan
sekitar disebut kanker (tumor ganas). Teorinya, setiap jenis
jaringan pada payudara dapat membentuk kanker, biasanya timbul pada
saluran atau kelenjar susu.
WHO : 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara -> kanker yang paling banyak ditemui
pada wanita. Walaupun
kanker dapat timbul pada anak-anak, tetapi lebih sering timbul pada
orang dewasa, terutama pada orang yang berusia 40 tahun ke atas.
Tanda dan gejala penyakit kanker
- Perubahan ukuran atau bentuk payudara
- Kerutan pada kulit payudara.
- Rasa gatal berkepanjangan pada payudara atau putting
- adanya benjolan (lihat apakah semakin membesar)
- Timbul rasa sakit yang menusuk-nusuk atau nyeri pada payudara
- Keluarnya cairan dari payudara, umumnya berupa darah.
- Pembengkakan atau adanya tarikan pada puting susu.
- Adanya lesung pada payudara
- Putting payudara menjadi rata atau melesak ke dalam.
Ada
beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara, antara
lain usia, riwayat kesehatan, faktor keturunan, faktor hormonal seperti
menstruasi pertama terlalu cepat dan menopause dini. Selain itu upaya
menunda kehamilan atau kehamilan pertama terjadi di atas usia 30 tahun
juga bisa meningkatkan resiko.
Segera periksakan ke dokter jika terdapat gejala tersebut. Jangan
menunda lebih lama lagi karena jika terlambat kanker payudara sulit
disembuhkan.
Penyebab kanker
- Terjadinya karsinogenesis,yaitu proses terbentuknya kanker seperti bahan-bahan kimia,mikroorganisme dan radiasi.
- gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan makan yang tidak
seimbang, kebiasaan merokok dan minum alkohol, kontak dengan sinar
matahari yang berlebihan dan berganti-ganti pasangan seks.
- Pemakaian monosodiumglutamat (MSG)
- Berbagai bahan makanan yang diawetkan
- Obesitas. berpengaruh pada metabolisme estrogen, Yaitu sejenis hormon
yang berperan timbulnya kanker vagina,rahim,payudara dan hati.
- Radiasi pada keadaan tertentu
Pencegahan kanker
L - Lemak dan minyak penggunaannya diturunkan sehari-hari tidak lebih dari 30% dari jumlah kalori yang kita makan.
E - Energi yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan agar BB tetap ideal, hal ini dibantu dengan olahraga teratur.
S – Sayuran , buah-buahan,umbi-umbian dan kacang-kacangan dikonsumsi
setiap hari karena bahan ini mengandung sejumlah oksidan dan sumber
serat.
A – Asap dan Alkohol harus dihindari karena dapat
mempertinggi resiko kanker.Konsumsi bahan yang diolah dengan pengasapan
harus dikurangin
N – Natrium klorida (garam dapur),nitrit,nitrosamida,dan karsinogen lain penggunaannya harus diturunkan seminimal mungkin.
"Saat ini, yang paling penting untuk setiap perempuan untuk menurunkan
risiko kematian akibat kanker payudara adalah melakukan skrining
mamogram secara reguler, mengetahui bagaimana cara melakukan
pemeriksaan payudara sendiri, dan memeriksakan diri ke dokter secara
rutin".
Inflammatory Breast Cancer sering disalahartikan sebagai infeksi.
Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, mintalah rujukan untuk
melakukan mammogram. Jika ada perubahan warna pada payudara, minta pula
rujukan untuk biopsy. Jika gejala-gejala tetap ada tanpa adanya
diagnosa penyebabnya, minta pendapat kedua atau ketiga sampai ada
dokter yang dapat menentukan penyebab gejala-gejala tersebut.
SADARI (periksa payudara sendiri). SADARI adalah tindakan deteksi dini terhadap adanya gejala-gejala kanker payudara. Pemerikasaan payudara sendiri dilakukan dengan meraba payudara sendiri
apakah terdapat benjolan atau tidak, baik yang sakit maupun yang tidak
sakit. Benjolan dapat menandakan adanya tumor. 8
dari 10 benjolan yang ditemukan pada payudara adalah tumor jinak atau
tidak memiliki sifat kanker. Namun, jika Anda menemukan benjoan yang
permanen pada payudara, segera temui dokter untuk memastikan bahwa
benjolan tersebut tidak berbahaya. Selain itu perhatikan kulit
payudara, apakah pembuluh vena-nya semakin terlihat? Apakah kulit di
sekitar puting menjadi berkerut? Kemudian cermati puting payudara bila
ada cairan lengket atau darah yang keluar. Terakhir, perhatikan ukuran
dan posisi payudara.
di indonsia tdp juga program yayasan peduli kanker payudara: yayasan kesehatan payudara jakarta atau yayasan kanker indonesia
semoga bermanfaat.